Polda Tak Mau Tanggapi Pernyataan Purom Wenda


Kapolda Yotje : Kalau Gentel Datang ke Sini Maka Kita Proses

JAYAPURA – Adanya pernyataan salah satu pimpinan kelompok bersenjata di Pegunungan Tengah Papua, Purom Wenda melalui media cetak beberapa hari lalu, mengklaim pihaknya  bertanggungjawab terhadap penembakan yang menewaskan satu warga sipil dan lima terluka beberapa waktu lalu, tak digubris pihak Polda Papua.

Kapolda Yotje

Kepala Kepolisian daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi. Drs. Yotje Mende mengatakan, pihaknya tak mau menanggapi pernyataan itu dan tidak mau termakan dengan isu-isu yang hanya mencari nama untuk menjadi pahlawan atas penembakan itu.
“Kami tak mau menanggapi pernyataan Purom Wenda yang bertanggungjawab, kami tak mau termakan isu itu. Hasil penyelidikan kami pelaku adalah kelompok Tengah Mati Telenggen bukan Purom Wenda. Ada saksi yang mengenal pelaku. Namun demi keselamatan, polisi tak bia menyebut siapa nama saksi itu,” kata Kapolda Yotje kepada Bintang Papua, pada Kamis (4/6/2015) di Mapolda Papua.
Kapolda Yotje mempersilahkan Purom Wenda mengklaim bahwa pelaku penembakan itu agar dirinya diklaim sebagai pahlawan. “Kalau memang gentel datang ke sini mengatakan hal itu dan nanti akan diproses,” kata dia.

Ketika disinggung hasil pengejaran yang dilakukan polri dibantu TNI terhadap pelaku penembakan itu,  Kapolda Yotje mengemukakan, bahwa hingga kini polisi dan TNI terus melakukan dan mencari pelaku. “Kita masih mencari pelakunya ya, Polisi menentukan terduga pelaku berdasarkan fakta, ada kesaksian, dan ada indikasi,” pungkasnya. (Loy/don/l03)

Sumber : BintangPapua

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s